Konsumsi Cahaya Untuk Tanaman Hias Ruangan

Pencahayaan

Tanaman hias ruangan umumnya hanya memperoleh cahaya alami yang berasal dari jendela atau pintu dan dalam jumlah yang sangat terbatas. Rata-rata intensitas pencahayaan di dalam ruangan adalah 10 – 100 foot candle (fc).

Tanda-tanda tanaman yang menderita akibat kekurangan cahaya adalah sebagai berikut :

  • Ukuran daun lebih kecil daripada daun yang normal
  • Pertumbuhan tanaman terhambat dan lemah
  • Batang tanaman memanjang dan langsing
  • Jarak antara daun yang satu dengan yang lain lebih jauh karena tanaman tumbuh merentang untuk mendapatkan cahaya matahari lebih banyak
  • Daun berwarna pucat, kuning, layu, dan berguguran
  • Daun dan batang tanaman cenderung tumbuh mengarah kepada sumber cahaya.

Cara mengatasi tanaman yang kekurangan cahaya adalah sebagai berikut :

Tanaman sering di bawa keluar ruangan agar memperoleh cahaya yang cukup

Tanaman yang batang dan daunnya cenderung mengarah ke sumber cahaya harus sering diputar-putar secara bergantian arah. Dengan upaya pemutaran tersebut maka tajuk tanaman akan tumbuh merata.

Cahaya matahari yang menimpa tanaman secara berlebihan dapat mengakibatkan daun-daun tanaman menjadi layu atau terbakar, dan akhirnya tanaman mati. Meskipun tanaman yang mendapat cahaya tersebut masih mampu bertahan, tetapi kondisinya akan tetap merana.

Pengaturan Cahaya di Dalam Ruangan

Tanaman hias sekarang sudah banyak yang ditempatkan di sudut-sudut ruang yang tak terjangkau cahaya alami. Dengan menambahkan cahaya buatan dari lampu neon atau lampu pijar, tanaman hias dapat hidup dengan baik. Cahaya lampu yang terbaik adalah lampu neon karena cahayanya sejuk dan tidak membakar tanaman. Jarak antara lampu dan tanaman harus diatur secara tepat agar tidak membakar tanaman.

Jarak Sumber Cahaya dan Tanaman

Intensitas cahaya yang diterima tanaman dipengaruhi oleh jaraj dari sumber cahaya, volume sumber cahaya, dan reflektor. Antara sumber cahaya dan tanaman yang tidak diatur dengan baik dapat mempengaruhi jumlah cahaya yang diterima tanaman.

Jarak antara sumber cahaya dan tanaman ditentukan mulai dari pucuk tanaman sampai ke bola lampu. Untuk tanaman yang masih muda, jarak antara lampu dan tanaman adalah 50 cm. untuk tanaman yang sudah dewasa, jarak antara lampu dan tanaman sekitar 100 cm. Sedangkan untuk tanaman berbunga, jarak lampu dan tanaman adalah 75 cm.

Untuk mengarahkan cahaya lampu yang baik dan untuk meningkatkan intensitas pencahayaan, sebaiknya digunakan reflektor. Reflektor tersebut gunanya adalah untuk meningkatkan kebutuhan pencahayaan tanpa menambah kekuatan aliran listrik.

Tanaman yang jaraknya 15 cm di bawah dua buah neon 40 watt tanpa reflektor, akan menerima intensitas pencahayaan 500 f.c. Tetapi jika lampu tersebut diberi reflektor, maka tanaman akan menerima pencahayaan sebesar 700 f.c.


Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 comments: on "Konsumsi Cahaya Untuk Tanaman Hias Ruangan"

Post a Comment